Luwu Timur– Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh cabang olahraga tinju Kabupaten Luwu Timur. Dalam ajang Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan yang berlangsung di Kota Parepare pada 14–21 Oktober 2025, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Luwu Timur sukses mencatatkan sejarah baru dengan capaian luar biasa: dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu, sekaligus menembus tiga besar dari total 18 kabupaten/kota peserta.
Capaian Terbaik Sejak 2005
Dari 108 petinju yang berlaga di berbagai kelas, tim tinju Luwu Timur tampil impresif dengan semangat juang tinggi dan teknik matang. Hasil ini menjadi rekor terbaik Pertina Lutim dalam ajang Pra-Porprov sejak pertama kali ikut serta pada tahun 2005.
Medali emas dipersembahkan oleh dua petinju andalan:
Nugraha Akbar – kelas 48 Kg Elite Men
Muhammad Reza – kelas 60 Kg Elite Men
Sementara itu, medali perak diraih oleh:
Annisa Anayah Febrina – kelas 57 Kg Elite Women
Dan perunggu disumbangkan oleh:
Muhammad Rahmadani – kelas 71 Kg Elite Men
Tak hanya itu, tiga petinju lainnya juga memastikan langkah ke Porprov mendatang:
-
Albert Kandao (kelas 54 Kg)
-
Abdillah Rayhan Alfaroqh (kelas 63,5 Kg)
-
Muhammad Tahir (kelas 67 Kg)
Dengan hasil tersebut, Luwu Timur menempati posisi ketiga secara keseluruhan, hanya terpaut tipis dari dua daerah unggulan tinju lainnya di Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Turis Spanyol Ikut Sabtu Sehat Juara di Luwu Timur Puji Keindahan Alam
Tiga Atlet Lutim Lolos ke Kejurnas
Kebanggaan Luwu Timur tak berhenti di situ. Tiga atlet muda berbakat juga dipercaya mewakili Sulawesi Selatan di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju di Palu, Sulawesi Tengah. Mereka adalah:
-
Muh. Riski Putrawan – kelas 51 Kg Junior Men
-
Ahmad Musyayin – kelas 54 Kg Junior Men
-
Abdillah Rayhan Alfaroqh – kelas 63,5 Kg Youth Men
Kepercayaan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet muda di Luwu Timur berjalan dengan baik dan mendapat pengakuan di tingkat provinsi.
Ungkapan Syukur dan Rasa Bangga dari Pertina Lutim
Ketua Harian Pertina Luwu Timur, Abdul Rauf Dewang, yang turut mendampingi para atlet selama ajang berlangsung, tak kuasa menyembunyikan rasa bangganya.
“Alhamdulillah, ini capaian bersejarah bagi kita semua. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, KONI, para pelatih seperti Opa Muqhsit Sofyan, Coach Randi, dan Coach Ade yang menerapkan disiplin ketat selama TC, serta seluruh sponsor dan masyarakat Lutim yang terus mendukung kami. Ini kemenangan bersama,” ujar Rauf penuh haru.
Rauf juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang ikut membantu perjalanan tim, mulai dari PT Vale Indonesia, Ikonvi (Ikatan Kontraktor Vale Indonesia), PT Sawerigading Utama, PT HSU, PT Mocoindo, PT Lisi, PT Welani Jaya, hingga keluarga besar Tambora Street Sorowako, yang turut memberikan dukungan moral dan material bagi para atlet.


















