Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Lutim) bersama jajaran TNI dan Polri memperkuat sinergi melalui program Jumat Bersih Bersama (JBJ). Kegiatan ini menyasar sejumlah fasilitas umum dan area terbuka hijau guna meningkatkan standar kebersihan publik. Bahkan, Bupati Luwu Timur turun langsung memimpin aksi gotong royong ini untuk memberikan contoh nyata bagi masyarakat luas.
Sinergi lintas instansi ini bertujuan menciptakan lingkungan yang sehat, asri, dan nyaman bagi seluruh warga. Oleh karena itu, petugas kebersihan pemerintah daerah bekerja bahu-membahu dengan personil militer dan kepolisian di lapangan. Melalui aksi serentak ini, tumpukan sampah di saluran air dan bahu jalan dapat teratasi secara lebih cepat dan efektif.
Mengatasi Risiko Banjir dan Penyakit
Fokus utama kegiatan JBJ kali ini adalah normalisasi selokan dan pembersihan drainase di pusat kota. Sebab, saluran air yang tersumbat sampah seringkali memicu genangan air saat hujan deras melanda wilayah Lutim. Selain itu, kebersihan lingkungan yang terjaga akan meminimalisir perkembangbiakan nyamuk penyebab penyakit demam berdarah.
Akibatnya, wajah kota kini terlihat lebih bersih dan aliran air menjadi jauh lebih lancar dari sebelumnya. Namun, pemerintah daerah tetap mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke dalam selokan. Selanjutnya, tim gabungan akan rutin memantau titik-titik rawan tumpukan sampah untuk memastikan kebersihan tetap terjaga secara konsisten.
Mempererat Hubungan Antar Instansi dan Warga
Kegiatan JBJ juga berfungsi sebagai sarana komunikasi sosial antara aparat dan warga setempat. Bahkan, banyak masyarakat yang akhirnya tergerak untuk ikut serta membersihkan halaman rumah mereka masing-masing. Oleh sebab itu, program ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong yang mulai pudar di era modern.
“Sinergi ini membuktikan bahwa masalah kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh program JBJ ini setiap pekannya,” tegas perwakilan dari Pemkab Lutim.
Selanjutnya, pihak TNI dan Polri menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung setiap agenda sosial yang memberikan manfaat langsung bagi rakyat. Dengan demikian, kolaborasi ini tidak hanya memperbaiki estetika kota, tetapi juga memperkokoh persatuan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.
Baca juga:Pasokan BBM dan LPG ke Lutra–Lutim Naik 18 Persen
Keberlanjutan Program untuk Adipura
Pemkab Lutim memiliki ambisi besar untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi di bidang lingkungan hidup. Sebab, konsistensi dalam menjaga kebersihan publik menjadi penilaian utama dalam ajang penghargaan Adipura. Oleh karena itu, program JBJ akan menjadi agenda tetap yang wajib berjalan di seluruh kecamatan di Kabupaten Luwu Timur.
Berikut adalah tiga fokus utama dalam aksi sinergi JBJ:
-
Fasilitas Ibadah: Membersihkan area masjid, gereja, dan pura agar jemaah merasa nyaman saat beribadah.
-
Pasar Tradisional: Menata ulang kebersihan pasar guna meningkatkan standar kesehatan lingkungan perdagangan.
-
Taman Kota: Memastikan area rekreasi keluarga bebas dari sampah plastik dan daun kering.
Sebagai tambahan, dinas lingkungan hidup akan menambah jumlah armada pengangkut sampah guna mendukung kelancaran program ini. Sebagai penutup, aksi nyata Pemkab Lutim bersama TNI-Polri ini merupakan langkah awal menuju daerah yang lebih hijau dan berkelanjutan. Dengan demikian, seluruh warga dapat menikmati lingkungan yang berkualitas demi kesehatan masa depan generasi mendatang.


















