Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Pemkab Lutim Gandeng Save the Children Bentuk Panitia Hari Cuci Tangan Sedunia

Pemkab Lutim Gandeng Save the Children Bentuk Panitia Hari Cuci Tangan Sedunia

banner 120x600
banner 468x60

Luwu Timur– (Pemkab Lutim) Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya pada anak-anak. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui pembentukan panitia Hari Cuci Tangan Sedunia (HCTS), bekerja sama dengan Save the Children (StC) dan Yayasan Celosia Maennu Indonesia (YCMI), dalam rangkaian Healthier Smiles Program.

Pertemuan pembentukan panitia ini digelar di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Luwu Timur dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, organisasi profesi, hingga lembaga mitra pembangunan.

banner 325x300

Awali dengan Edukasi Perlindungan Anak

Acara dibuka dengan pemutaran video Child Safe Guarding (CSG), sebuah materi edukasi tentang pentingnya perlindungan anak dari kekerasan, penelantaran, dan eksploitasi. Video ini diharapkan mampu menanamkan kesadaran bersama, bahwa setiap program yang melibatkan anak harus memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan mereka.

Setelah itu, tim dari YCMI menyampaikan gambaran umum mengenai pentingnya Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS). Agenda tahunan dunia ini bukan hanya soal mencuci tangan, tetapi juga gerakan global untuk menekan angka penyakit menular yang dapat dicegah dengan kebiasaan sederhana.

Menuju Rekor MURI

Baca Juga: Skandal Video Mesum Pelajar Gegerkan Luwu Timur, Pemeran Pria Resmi Tersangka

Sesi diskusi berlangsung hangat. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Darmawan, menyampaikan harapannya agar kegiatan tahun ini bisa lebih besar dari sebelumnya.

Dukungan serupa juga datang dari Raodah K., Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Luwu Timur. Menurutnya, jumlah undangan saat ini telah mencapai 177 peserta, termasuk anak-anak. Namun, ia membuka peluang penambahan peserta bila ada sinergi yang kuat dari seluruh pihak, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Blended Event: Offline dan Online

Kegiatan puncak rencananya akan digelar di Lapangan Pendidikan Kabupaten Luwu Timur dengan metode blended. Sebanyak enam sekolah dampingan akan mengirimkan 50 anak terpilih sebagai “dokter kecil” untuk tampil langsung di lapangan.

Menariknya, acara juga akan melibatkan sekolah-sekolah lain secara serentak melalui aplikasi Zoom. Dengan cara ini, ribuan anak dapat bersama-sama mencuci tangan pakai sabun meski berada di lokasi berbeda. Metode ini dinilai efektif untuk memperluas jangkauan kampanye sekaligus memanfaatkan teknologi digital.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *