Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Kebakaran Dahsyat Landa Gowa, Rumah dan Bengkel Mebel Ludes Dilalap Api

Kebakaran Dahsyat Landa Gowa, Rumah dan Bengkel Mebel Ludes Dilalap Api

banner 120x600
banner 468x60

Kebakaran Hebat di Gowa: Rumah dan Bengkel Mebel Hangus, Warga Berduka

Luwu Timur– kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Bontoramba, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Kamis (14/8/2025) dini hari. Api yang diduga berasal dari sebuah bengkel pembuatan mebel dengan cepat menjalar ke rumah-rumah warga, menghanguskan bangunan permanen dan memicu kepanikan di tengah malam.

Api Membesar dengan Cepat, Warga Berhamburan

Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WITA ketika sebagian besar warga masih terlelap. Menurut keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari bengkel mebel milik seorang pengusaha lokal sebelum dengan cepat membesar akibat banyaknya material kayu dan bahan bangunan yang mudah terbakar.

banner 325x300

“Kami terbangun karena suara jeritan dan bau asap yang pekat. Begitu keluar, api sudah tinggi sekali dan mulai merambat ke rumah sebelah,” ujar Ahmad (35), salah seorang warga yang rumahnya ikut terkena dampak.

Kepadatan permukiman di kawasan tersebut membuat api semakin sulit dikendalikan. Beberapa warga berusaha memadamkan api secara mandiri menggunakan ember dan selang air sebelum petugas pemadam kebakaran (damkar) tiba. Namun, upaya mereka tidak banyak membantu karena besarnya kobaran api.

Kebakaran Dahsyat Landa Gowa, Rumah dan Bengkel Mebel Ludes Dilalap Api
Kebakaran Dahsyat Landa Gowa, Rumah dan Bengkel Mebel Ludes Dilalap Api

Baca Juga: Luwu Timur Menuju JUARA! RPJMD 2025–2029 Jadi Peta Pembangunan Berkelanjutan

Petugas Damkar Terpaksa Dievakuasi, Proses Pemadaman Alami Kendala

Tim Damkar Kabupaten Gowa dan Kota Makassar dikerahkan untuk menangani kebakaran. Namun, akses jalan yang sempit dan kepadatan bangunan menghambat proses pemadaman. Bahkan, salah seorang petugas pemadam kebakaran pingsan akibat kelelahan dan menghirup asap tebal.

“Petugas kami sempat terjatuh dan harus dilarikan ke rumah sakit karena kehabisan tenaga. Kondisi lokasi yang sempit dan banyak material kayu membuat api semakin sulit dikendalikan,” jelas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Gowa, Andi Rahman.

Proses pemadaman memakan waktu sekitar dua jam sebelum api akhirnya bisa dijinakkan. Namun, kerugian material sudah tidak terhindarkan.

Rumah dan Usaha Mebel Hangus, Pemilik Menangis Histeris

Setidaknya tiga rumah permanen dan satu bengkel mebel ludes dilalap api. Salah satu korban, seorang ibu paruh baya, terlihat histeris menyaksikan rumahnya yang tinggal puing.

“Semua harta saya habis… Tidak ada yang tersisa!” ratanya sambil menangis.

Selain kerugian material, kebakaran ini juga mengakibatkan puluhan warga kehilangan tempat tinggal sementara. Pemerintah setempat dan relawan telah bergerak cepat untuk memberikan bantuan logistik, termasuk makanan, pakaian, dan tempat penampungan darurat.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara berkaitan dengan korsleting listrik atau puntung rokok yang tidak padam sempurna.

“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa titik awal kebakaran. Apakah karena faktor kelalaian manusia atau masalah instalasi listrik,” kata Kapolres Gowa, AKBP Hendra Wijaya.

Kepadatan Permukiman Jadi Faktor Penyulit

Kejadian ini kembali menyoroti risiko kebakaran di kawasan padat penduduk dengan akses terbatas. Banyak bangunan di Kelurahan Bontoramba berdempetan dan tidak memiliki jarak aman, sehingga api mudah menjalar.

Tokoh masyarakat setempat, Daeng Mappa, mendesak pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan tata ruang dan kesiapan penanganan darurat.

“Kami butuh sosialisasi pencegahan kebakaran dan pemeriksaan rutin instalasi listrik di permukiman padat seperti ini. Jangan sampai kejadian serupa terulang,” tegasnya.

Belajar dari Tragedi, Warga Diminta Waspada

Insiden ini menjadi pengingat bagi warga untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di area yang banyak menyimpan bahan mudah terbakar seperti kayu, kertas, atau bahan kimia. Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan antara lain:

  1. Memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik.

  2. Tidak meninggalkan api atau puntung rokok sembarangan.

  3. Menyiapkan alat pemadam kebakaran sederhana di rumah.

  4. Menjaga jarak antara bangunan untuk mencegah penjalaran api.

Pemerintah Kabupaten Gowa diharapkan segera mengevaluasi sistem penanggulangan kebakaran, terutama di daerah rawan seperti Bontoramba. Sementara itu, warga yang terdampak masih membutuhkan dukungan untuk memulai kehidupan baru setelah kehilangan harta benda mereka.

Kebakaran di Gowa bukan hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga trauma bagi warga. Perlu adanya langkah serius dari pemerintah dan masyarakat untuk mencegah tragedi serupa di masa depan. Solidaritas warga dan respon cepat tim penanganan bencana menjadi kunci dalam mengurangi dampak kejadian ini.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *