Seorang pria nekat melakukan aksi pencurian rokok di sebuah toko kelontong setelah menempuh perjalanan jauh dari Kabupaten Takalar menuju Luwu Timur (Lutim). Aksi kejahatan tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sudut ruangan toko tersebut. Bahkan, rekaman video tersebut kini telah tersebar luas di media sosial dan menjadi bahan pembicaraan hangat netizen di Sulawesi Selatan.
Pemilik toko menyadari hilangnya puluhan bungkus rokok saat sedang melakukan pengecekan stok barang di etalase pada sore hari. Oleh karena itu, ia segera memeriksa rekaman CCTV guna memastikan penyebab berkurangnya barang dagangan tersebut secara mendadak. Korban merasa kaget saat melihat seorang pria asing mengambil barang berharga tersebut tanpa melakukan pembayaran.
Modus Pelaku dan Bukti Rekaman CCTV
Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat berpura-pura menjadi pembeli biasa yang sedang memilih beberapa barang kebutuhan pokok. Selain itu, ia memanfaatkan kelengahan penjaga toko yang saat itu tengah melayani pelanggan lain di bagian belakang. Sebab, pelaku dengan sangat cepat memasukkan sejumlah slop rokok ke dalam jaketnya sebelum akhirnya bergegas meninggalkan lokasi.
Akibatnya, pemilik toko segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian setempat dengan membawa bukti rekaman video yang sangat jelas. Namun, pelaku sepertinya tidak menyadari bahwa kamera pengawas telah menyorot wajah serta gerak-geriknya sejak pertama kali masuk ke toko. Selanjutnya, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti tambahan lainnya.
Pengejaran Pelaku oleh Pihak Kepolisian
Tim Reserse Kriminal Polres Luwu Timur kini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap pria yang identitasnya mulai teridentifikasi tersebut. Bahkan, polisi telah mengantongi ciri-ciri fisik pelaku serta kendaraan yang ia gunakan saat melancarkan aksinya di wilayah Lutim. Oleh sebab itu, pihak berwajib mengimbau masyarakat agar segera melapor jika melihat keberadaan orang dengan ciri-ciri serupa.
“Kami sudah mengantongi identitas terduga pelaku berdasarkan hasil analisis rekaman CCTV di lokasi. Oleh karena itu, kami meminta pelaku segera menyerahkan diri,” ujar Kasat Reskrim Polres Luwu Timur.
Selanjutnya, polisi menduga bahwa pelaku merupakan bagian dari komplotan pencuri spesialis barang ritel yang sering berpindah-pindah antar-kabupaten. Dengan demikian, pengungkapan kasus ini menjadi sangat penting guna memutus rantai pencurian yang meresahkan para pedagang kecil.
Baca juga:Pemkab Lutim–TNI–Polri Sinergi dalam JBJ Jaga Kebersihan Publik
Kerugian Pemilik Toko dan Antisipasi Kedepan
Akibat aksi pencurian tersebut, pemilik toko mengalami kerugian materiil hingga jutaan rupiah karena hilangnya berbagai merek rokok ternama. Sebab, rokok merupakan barang dagangan yang memiliki nilai jual tinggi dan sangat mudah untuk dijual kembali secara ilegal. Oleh karena itu, para pemilik toko lain di Luwu Timur kini mulai meningkatkan kewaspadaan dengan menambah jumlah kamera pengawas.
Berikut adalah beberapa fakta terkait kasus pencurian rokok ini:
-
Rekaman Jelas: Kamera CCTV menangkap wajah pelaku secara utuh tanpa penutup wajah yang memadai.
-
Lintas Kabupaten: Pelaku diduga sengaja datang dari Takalar untuk melakukan aksi kejahatan di wilayah Luwu Timur.
-
Laporan Resmi: Korban telah menyerahkan barang bukti digital berupa file video kepada penyidik kepolisian.
Meskipun demikian, kepolisian optimistis dapat menangkap pelaku dalam waktu dekat berkat dukungan data dari rekaman tersebut. Sebagai penutup, kasus ini menjadi pengingat bagi para pemilik usaha untuk selalu waspada terhadap setiap pengunjung yang mencurigakan. Dengan demikian, keamanan lingkungan pasar dan pertokoan di Luwu Timur dapat tetap terjaga dengan kerja sama semua pihak.


















