Luwu Timur– Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyerukan semangat kepada para wisudawan Politeknik Sorowako agar tidak hanya bangga dengan gelar akademik yang diraih, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Pesan itu disampaikan Irwan saat menghadiri Wisuda XXXII Diploma 3 Program Studi Perawatan dan Perbaikan Mesin Politeknik Sorowako (Poliwako) yang digelar di Gedung Ontaeluwu, Sorowako, Kecamatan Nuha.
Acara tersebut berlangsung penuh haru dan kebanggaan, dihadiri ratusan orang tua, dosen, dan tamu undangan. Sebanyak 103 mahasiswa resmi diwisuda, menandai keberhasilan mereka menuntaskan pendidikan tinggi di lembaga vokasi kebanggaan Luwu Timur itu.
Pesan Bupati: Gelar Bukan Akhir, Tapi Awal Perjalanan Baru
Dalam sambutannya, Bupati Irwan menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari perjuangan sesungguhnya.
“Gelar akademik bukan hanya simbol, melainkan tanggung jawab dan langkah baru dalam menentukan arah hidup. Saya berharap setiap wisudawan sudah memiliki mimpi yang jelas dan mulai menyiapkan diri menghadapi dunia baru di luar sana,” ujar Irwan.
Ia mengajak para lulusan untuk tidak sekadar menunggu peluang datang, melainkan menciptakan peluang melalui kreativitas dan inovasi. Bupati juga mendorong mereka agar berani menapaki jalur kewirausahaan, sehingga dapat berkontribusi langsung dalam membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi daerah.
“Baik itu memasuki dunia kerja maupun menapaki jalur kewirausahaan, kalian harus siap bersaing dan beradaptasi. Jangan sampai ketinggalan kereta,” tambahnya.
Komitmen Pemerintah: Perusahaan Wajib Serap Tenaga Kerja Lokal
Bupati Irwan menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesempatan kerja bagi lulusan lokal. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, kata dia, akan memastikan bahwa setiap perusahaan yang berinvestasi di wilayahnya memprioritaskan tenaga kerja dari daerah sendiri.
“Anak-anakku sekalian tidak perlu khawatir. Pemerintah akan memastikan semua perusahaan yang berinvestasi di Bumi Batara Guru wajib merekrut lulusan dan para wisudawan dari daerah kita tercinta,” tegas Irwan, disambut tepuk tangan meriah hadirin.
Baca Juga: Mensos RI Lantik 41 PPPK TKSK PKH, dan PRS di Luwu Timur
Kebijakan ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap peningkatan sumber daya manusia (SDM) lokal dan pengurangan pengangguran di kalangan pemuda terdidik.
Tonggak Baru Poliwako: Dari ATS ke Politeknik Sorowako
Wisuda kali ini juga memiliki makna historis tersendiri karena merupakan wisuda pertama setelah perubahan nama dari Akademi Teknik Sorowako (ATS) menjadi Politeknik Sorowako. Perubahan ini menandai transformasi besar institusi tersebut menuju pendidikan vokasi yang lebih modern dan adaptif terhadap kebutuhan industri.
Direktur Poliwako, Harjuma, dalam laporannya menyampaikan bahwa kampus kini mengelola tiga program studi unggulan:
-
Diploma 3 Perawatan dan Perbaikan Mesin,
-
Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi, dan
-
Sarjana Terapan Rekayasa Perancangan Mekanik.
“Kehadiran ketiga program studi ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi kerja di lapangan, sekaligus memperkuat daya saing lulusan di tingkat regional maupun nasional,” tutur Harjuma.
Dari 103 mahasiswa yang diwisuda, 30 orang (29,13 persen) berhasil meraih predikat cumlaude, dengan IPK tertinggi mencapai 3,88 dari skala 4. Prestasi ini menunjukkan komitmen Poliwako dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik maupun keterampilan.


















